Senin, 27 Mei 2013

Konsep MSDM



Pentingnya MSDM
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfatan dan sumber-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu

Definisi MSDM
Ø  Drs Malayu S.P. Hasibuan
 MSDM  adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Ø  Edwin B. Flippo
MSDM adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintergrasian, pemeliharaan dan pemberhentian karyawan, dengan maksud terwujunya tujuan perusahaan, individu, karyawan dan masyarakat
Persamaan dan perbedaan  MSDM dg manajemen personalia
Ø  Persamaan : keduanya merupakan ilmu yang mengatur urusan manusia dlm suatu organisasi agar mendukung terwujudnya tujuan.
Ø  Perbedaan :
Ø  Dlm kajian:  - MSDM scr makro
                          - Manajemen personalia  secara mikro.
Ø  Anggapan: : -  MSDM menganggap karyawan sebagai aset
                          - Manajemen personalia menganggap karyawan sebagai faktor produksi.
Ø  Pendekatan: - MSDM secara modern, 
                       - Manajemen personalia secara klasik
Perubahan istilah msdm mencerminkan
Ø  Adanya perubahan sikap dan pendekatan hubungan  ant perusahaan-karyawan dlm  aktivitas penarikan, seleksi, pengembangan dan pemeliharaan
Ø  Peranan vital & semakin pentingnya SDM dlm organisasi
Ø  MSDM lb menekankan strategi & perencanaan manusia sbg asset perusahaan
Ø  Tantangan2 yg semakin besar dlm pengelolan SDM scr efektif.
Ø  Pertumbuhan  ilmu pengetahuan & profesionalisme di bidang MSDM.
Perubahan mendasar msdm
¢  MSDM dipandang semakin besar peranannya bagi kesuksesan suatu organisasi krn unsur manusia dlm organisasi penentu keunggulan bersaing.
¢  MSDM efektif: kinerja meningkat --à meningkatkan daya saing --à memberikan keunggulan bersaing --à kesuksesan organisasi
¢  Perubahan dlm pengelolaan SDM.
Peran perubahan dlm msdm
¢  MSDM dan produktivitas: SDM berperan menurunkan biaya  tenaga  kerja
¢  MSDM & kemampuan menanggapi perubahan: tanggap thd inovasi produk  dan pengembangan teknologi
¢  MSDM dan jasa: peningkatan pelayanan karyawan
¢  MSDM & komitmen karyawan: bgm cara memanfaatkan & melibatkan karyawan agar komit pd perush ( setia)
MSDM & strategi perusahaan: semakin pentingnya peranan SDM dlm mengembangkan & mengimplementasikan strategi perusahaan --à bgm mengimbangi kekuatan & kelemahan internal dan peluang, ancaman eksternal 

Konsep Manajemen

Manajamen adalah Proses Pencapaian tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien dengan cara perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dan Sumber Daya Organisasi.
Mengapa Manajemen dibutuhkan
  1. Untuk Mencapai Tujuan
  2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan.
  3. Untuk mencapai Efisiensi dan Efektivitas
Efektivitas adalah Sejauh mana organisasi mencapai tujuan yang telah ditentukan
Efisiensi adalah Jumlah Sumber Daya Minimal yang diperlukan, bahan mentah, uang,waktu  dan orang untuk menghasilkan sejumlah produk yang yang dinginkan
Pengertian Manajemen
  1. Manajemen sebagai Seni
  2. Manajemen sebagai Proses
  3. Manajemen sebagai disiplin ilmu pengetahuan
  4. Manajemen sebagai suatu profesi
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Stoner).

Manajemen merupakan ilmu dan seni.
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen: Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pengarahan (Actuating/Directing), dan Pengawasan (Controlling)

Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (Follet,1997)

Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickels, McHugh and McHugh ,1997)


Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan. (Ernie&Kurniawan, 2005) 

Pemeliharaan SDM

Pemeliharaan (maintenance) adalah usaha mempertahankan dana atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan, agar mereka tetap loyal dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Pemeliharaan (maintenance) karyawan harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari manajer. Jika pemeliharaan karyawan kurang diperhatikan, semangat kerja, sikap, loyalitas karyawan akan menurun. Absensinya dan turn-over meningkat, disiplin akan menurun, sehingga pengadaan, pengembangan, kompensasi, dan pengintegrasian karyawan yang telah dilakukan dengan baik dan biaya yang besar kurang berarti untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Tujuan Pemeliharaan
  1. Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
  2. Meningkatkan disiplin dan menurunkan absensi karyawan.
  3. Meningkatkan loyalitas dan menurunkan turn-over karyawan.
  4. Memberikan ketenangan, keamanan, dan kesehatan karyawan.
  5. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.
  6. Memperbaiki kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan.
  7. Mengurangi konflik serta menciptakan suasana yang harmonis.
  8. Mengefektifkan pengadaan karyawan.
Asas-asas Pemeliharaan Karyawan

  1. Asas Manfaat dan Efesiensi
    Pemeliharaan yang dilakukan harus efesien dan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan dan karyawan. Pemeliharaan ini hendaknya meningkatkan prestasi kerja, keamanan, kesehatan, dan loyalitas karyawan dalam mencapai tujuan. Asas ini harus diprogram dengan baik supaya tidak sia-sia.
  2. Asas Kebutuhan dan Kepuasan
    Pemenuhan kebutuhan dan kepuasan harus menjadi dasar program pemeliharaan karyawan. Asas ini penting supaya tujuan pemeliharaan, kesehatan, dan sikap karyawan baik, sehingga mereka mau bekerja secara efektif dan efesien menunjuang tercapainya tujuan perusahaan.
  3. Asas Keadilan dan Kelayakan
    Keadilan dan kelayakan hendaknya dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Karena keadilan dan kelayakan akan menciptakan ketenangan dan konsentrasi karyawan terhadap tugas-tugasnya, sehingga disiplin, kerja sama, dan semangat kerjanya meningkat. Dengan asas ini diharapkan tujuan pemberian pemeliharaan akan tercapai.
  4. Asas Peraturan Legal
    Peraturan-peraturan legal yang bersumber dari undang-undang, Keppres, dan keputusan mentri harus dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Hal ini penting untuk menghindari konflik dan intervensi serikat buruh dan pemerintah.
  5. Asas Kemampuan Perusahaan
    Kemampuan perusahaan menjadi pedoman dan asas program pemeliharaan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai terjadi pelaksanaan pemeliharaan karyawan yang mengakibatkan hancurnya perusahaan.
Menurunnya semangat kerja karyawan atau lebih dikenal dengan istilah Demotivasi, adalah masalah yang umum yang dapat terjadi pada setiap perusahaan, baik industri maupun organisasi. Jika tidak ada penanganan yang serius dan perhatian lebih lanjut, hal tersebut dapat menjadi bom waktu karena langsung atau tidak langsung dapat menurunkan performa perusahaan secara operasional bahkan fungsional.
Setiap perusahaan sangat penting untuk melakukan pemeliharaan terhadap ASSET mereka yang paling berharga; Asset yang dimaksud siPemeliharaan (maintenance) adalah usaha mempertahankan dana atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan, agar mereka tetap loyal dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan. 

Pemeliharaan (maintenance) karyawan harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari manajer. Jika pemeliharaan karyawan kurang diperhatikan, semangat kerja, sikap, loyalitas karyawan akan menurun. Absensinya dan turn-over meningkat, disiplin akan menurun, sehingga pengadaan, pengembangan, kompensasi, dan pengintegrasian karyawan yang telah dilakukan dengan baik dan biaya yang besar kurang berarti untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Tujuan Pemeliharaan
  1. Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
  2. Meningkatkan disiplin dan menurunkan absensi karyawan.
  3. Meningkatkan loyalitas dan menurunkan turn-over karyawan.
  4. Memberikan ketenangan, keamanan, dan kesehatan karyawan.
  5. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.
  6. Memperbaiki kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan.
  7. Mengurangi konflik serta menciptakan suasana yang harmonis.
  8. Mengefektifkan pengadaan karyawan.

Asas-asas Pemeliharaan Karyawan

  1. Asas Manfaat dan Efesiensi
    Pemeliharaan yang dilakukan harus efesien dan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan dan karyawan. Pemeliharaan ini hendaknya meningkatkan prestasi kerja, keamanan, kesehatan, dan loyalitas karyawan dalam mencapai tujuan. Asas ini harus diprogram dengan baik supaya tidak sia-sia.
  2. Asas Kebutuhan dan Kepuasan
    Pemenuhan kebutuhan dan kepuasan harus menjadi dasar program pemeliharaan karyawan. Asas ini penting supaya tujuan pemeliharaan, kesehatan, dan sikap karyawan baik, sehingga mereka mau bekerja secara efektif dan efesien menunjuang tercapainya tujuan perusahaan.
  3. Asas Keadilan dan Kelayakan
    Keadilan dan kelayakan hendaknya dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Karena keadilan dan kelayakan akan menciptakan ketenangan dan konsentrasi karyawan terhadap tugas-tugasnya, sehingga disiplin, kerja sama, dan semangat kerjanya meningkat. Dengan asas ini diharapkan tujuan pemberian pemeliharaan akan tercapai.
  4. Asas Peraturan Legal
    Peraturan-peraturan legal yang bersumber dari undang-undang, Keppres, dan keputusan mentri harus dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Hal ini penting untuk menghindari konflik dan intervensi serikat buruh dan pemerintah.
  5. Asas Kemampuan Perusahaan
    Kemampuan perusahaan menjadi pedoman dan asas program pemeliharaan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai terjadi pelaksanaan pemeliharaan karyawan yang mengakibatkan hancurnya perusahaan.
Menurunnya semangat kerja karyawan atau lebih dikenal dengan istilah Demotivasi, adalah masalah yang umum yang dapat terjadi pada setiap perusahaan, baik industri maupun organisasi. Jika tidak ada penanganan yang serius dan perhatian lebih lanjut, hal tersebut dapat menjadi bom waktu karena langsung atau tidak langsung dapat menurunkan performa perusahaan secara operasional bahkan fungsional.
Setiap perusahaan sangat penting untuk melakukan pemeliharaan terhadap ASSET mereka yang paling berharga; Asset yang dimaksud siapa lagi kalau bukan para karyawan
Pemeliharaan SDM dapat dilakukan melalui banyak hal, misalnya:
  • Menciptakan suasana kondusif di kantor,
  • Menyediakan fasilitas dan prasarana yang memadai,
  • Sistem reward untuk prestasi karyawan,
  • Kompensasi kerja,
  • Dana pensiun, dan lain-lain.

Pemeliharaan (maintenance) adalah usaha mempertahankan dana atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan, agar mereka tetap loyal dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Pemeliharaan (maintenance) karyawan harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari manajer. Jika pemeliharaan karyawan kurang diperhatikan, semangat kerja, sikap, loyalitas karyawan akan menurun. Absensinya dan turn-over meningkat, disiplin akan menurun, sehingga pengadaan, pengembangan, kompensasi, dan pengintegrasian karyawan yang telah dilakukan dengan baik dan biaya yang besar kurang berarti untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Tujuan Pemeliharaan
  1. Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
  2. Meningkatkan disiplin dan menurunkan absensi karyawan.
  3. Meningkatkan loyalitas dan menurunkan turn-over karyawan.
  4. Memberikan ketenangan, keamanan, dan kesehatan karyawan.
  5. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.
  6. Memperbaiki kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan.
  7. Mengurangi konflik serta menciptakan suasana yang harmonis.
  8. Mengefektifkan pengadaan karyawan.
Asas-asas Pemeliharaan Karyawan

  1. Asas Manfaat dan Efesiensi
    Pemeliharaan yang dilakukan harus efesien dan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan dan karyawan. Pemeliharaan ini hendaknya meningkatkan prestasi kerja, keamanan, kesehatan, dan loyalitas karyawan dalam mencapai tujuan. Asas ini harus diprogram dengan baik supaya tidak sia-sia.
  2. Asas Kebutuhan dan Kepuasan
    Pemenuhan kebutuhan dan kepuasan harus menjadi dasar program pemeliharaan karyawan. Asas ini penting supaya tujuan pemeliharaan, kesehatan, dan sikap karyawan baik, sehingga mereka mau bekerja secara efektif dan efesien menunjuang tercapainya tujuan perusahaan.
  3. Asas Keadilan dan Kelayakan
    Keadilan dan kelayakan hendaknya dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Karena keadilan dan kelayakan akan menciptakan ketenangan dan konsentrasi karyawan terhadap tugas-tugasnya, sehingga disiplin, kerja sama, dan semangat kerjanya meningkat. Dengan asas ini diharapkan tujuan pemberian pemeliharaan akan tercapai.
  4. Asas Peraturan Legal
    Peraturan-peraturan legal yang bersumber dari undang-undang, Keppres, dan keputusan mentri harus dijadikan asas program pemeliharaan karyawan. Hal ini penting untuk menghindari konflik dan intervensi serikat buruh dan pemerintah.
  5. Asas Kemampuan Perusahaan
    Kemampuan perusahaan menjadi pedoman dan asas program pemeliharaan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai terjadi pelaksanaan pemeliharaan karyawan yang mengakibatkan hancurnya perusahaan.
Menurunnya semangat kerja karyawan atau lebih dikenal dengan istilah Demotivasi, adalah masalah yang umum yang dapat terjadi pada setiap perusahaan, baik industri maupun organisasi. Jika tidak ada penanganan yang serius dan perhatian lebih lanjut, hal tersebut dapat menjadi bom waktu karena langsung atau tidak langsung dapat menurunkan performa perusahaan secara operasional bahkan fungsional.
Setiap perusahaan sangat penting untuk melakukan pemeliharaan terhadap ASSET mereka yang paling berharga; Asset yang dimaksud siapa lagi kalau bukan para karyawan
Pemeliharaan SDM dapat dilakukan melalui banyak hal, misalnya:
  • Menciptakan suasana kondusif di kantor,
  • Menyediakan fasilitas dan prasarana yang memadai,
  • Sistem reward untuk prestasi karyawan,
  • Kompensasi kerja,
  • Dana pensiun, dan lain-lain.

Pemeliharaan SDM dapat dilakukan melalui banyak hal, misalnya:
  • Menciptakan suasana kondusif di kantor,
  • Menyediakan fasilitas dan prasarana yang memadai,
  • Sistem reward untuk prestasi karyawan,
  • Kompensasi kerja,
  • Dana pensiun, dan lain-lain.



Seputar Alay

ALAY adalah virus yang akhir akhir ini melanda anak muda jaman sekarang,  Alay sudah termasuk siklus transisi dari masa anak - anak menuju masa dewasanya, Sejarah berkembangnya alay gue belum tau banget tapi dari sumber sumber yang gue tau ciri-ciri orang alay sebagai berikut.

A) TINGKAT PALING RENDAH:
1. nulis kata disingkat, seperti "lagi apa?" gi pha?? atau bosen banget jadi "bsen bgd nh"
2. memakai simbol tambahan. "p@ k@bar L0e??" atau "~hha..~ y nh.. lg bosen~"
3. menggunakan huruf Z dibelakang kata. "mlz bgtz!" atau "gurunya malezin yh"
4. comment orang dengan minta balasan kaya "repp iah!" / "blz dum" / "reply dsini iiaaa"
5. layoutnya yang super rame bahkan berfotmat gif (gerak) dengan warna ngejrenk pinkk fontnya yang anehlah
B) TINGKAT RENDAH
1. aboutme panjaaaang banget dengan gambar dari myspace yang gajelas pake isi gr-gr an kaya "aq tuh.... cntik.... lucu.... punya cowo ganteng..." zzz dan sebagainyalah lo tau kan
2. penggantian kata! gue / gw / gua = w, lo / lu = lw / loe. dong = dumzz / dwunhh
3. foto serba diediiiiit abis apalagi yang editnya emo emo pake tulisan gothic gitu
4. mediabox dipenuhin dengan gambarrrrrr
C) TINGKAT SEDANG
1. mamerin kebisaan dishotout, misalnya "eh w kan menang track motor lohh.." atau "eh w les nyetir dong.." dan yang lebih oon nya "eh w makin oke dan top ya tiap hari" (halah)
2. rusuhin comment foto. misalnya cuma dicomment "cantik deh/ganteng deh" balesnya "emg gw gnteng gtuu... y krna trlahir dh ganteng kli ya?? hha. dan kyanya..........blabalabla"
3. nickname digabung sama nama org yang disuka dengan cara gajelas. misalnya (kalo namanya sama maaf ya) "delita saiianks si luthuu.." atau "delita cinta dya" gitulah ya aezzz...
4. bikin album yang isinya artis favorit mereka. contoh "kangen band khuzuz loh!!" apalagi albumnya pake dikunci, yah capedeh!!
D) ALAY TINGKAT PARAH!
1. barang abal yang dipamerin ketemen terus dia ngaku beli di singapore. amrik . dan sbgainya. "eh liat nih gue beli gelang dijerman gituloh asli kalo ga salah sih dirupiahin 500 ribu ya." padahal dia beli di itc aja!! yang 10 ribu 5 hahaha.
2. tulisan gede-kecil. "aLoW kLiAnZ hArUz ADd GwE YaH!!" atau dengan angggka "K4Ng3nZ dWEcChh" NNNNNZZZZZ
3. minta di add di shotout, "j9n lupa ett ghw"
4. gaya dengan bibir monyong, telunjuk nempel bibir, gaya tangan dengan oke dipinggir kepala dan foto dari atas
5.nge post bulbo cuma buat kasih tau dia lagi online & minta commen


#Apakah kalian merasa seperti ciri - ciri diatas? Alay no problem, orang alay juga punya hak untuk mengekspresikan dirinya guys

Bodoh si tapi jawab pakai logika

Pertanyaan bodoh, tapi harus pake LOGIKA jawabnya ya guys

1. Katanya buah-buahan dan sayur - sayuran bisa untuk diet tapi kenapa gajah gak kurus2 yaa ?? 

2. Lem yg sangat lengket, tapi kenapa gak lengket pada wadahnya ?

3. Katanya dunia ini"panggung sandiwara" terus penontonnya duduk dimana ??

5. Di atas rumput kadang ada plakat yg bertulis "rumput jangan di injak" terus gimana pertamanya meletakan plakat itu ??

6. Ada toko buka 24 jam, tapi kenapa masih ada pintu dan kuncinya ???

7. Katanya kamu pinter, tpi kenapa kamu gak sadar klo no.4 itu gak ada

8. Kenapa juga kamu harus kembali ke atas untuk memastikannya

9. Katanya kamu gak gila, terus kenapa kamu senyum2 sendiri...

#just for fun guys

Alay yang Salah Kaprah

Alaynya anak sekarang, buat tepuk iman untuk seorang Muslim.

Bilang serius jadi "ciyus" padahal kata anak gereja ciyus itu cinta yesus.

Bilang ya Allah jadi "yawloh", heii Tuhanmu Allah atau yawloh 

Bilang laillaha illallah jadi "la illa", itu artinya tiada Tuhan. Apa kamu ga punya Tuhan ??

Astaghfirullahal'adziim...

Tepuk dada tanya iman guys [!]

Pengorbanan seorang Ayah untuk bidadari kecilnya

Kisah Sedih Mengharukan,,,
Siapkan Tissu Sebelum Membaca ya ^^

Pada suatu hari, seorang Ayah pulang
dari bekerja pukul 21.00 malam.

Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu
sangat melelahkan baginya.
Sesampainya dirumah ia mendapati
anaknya yang berusia 8 tahun
yang duduk di kelas 2 SD sudah
menunggunya di depanpintu rumah.

Sepertinya ia sudah menunggu
lama.”Kok belum tidur?” sapa sang
Ayah pada anaknya.

Biasanya si anak sudah lelap ketika ia
pulang kerja, dan barubangun ketika
ia akan bersiap berangkat ke kantor di
pagi hari.”Aku
menunggu Papa pulang , karena aku
mau tanya berapa sih gaji Papa?

””Lho,tumben,
kok nanya gaji Papa segala? Kamu mau
minta uang lagi ya?

””Ah, nggak pa, aku
sekedar..pengintahu aja…

””Oke, kamu boleh hitung sendiri.
Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam
dan dibayar Rp.400.000. setiap bulan
rata-rata dihitung 25 hari kerja.

Jadi gaji Papa satu
bulan berapa, hayo?!”Si anak
kemudian berlari mengambil kertas
dari meja belajar
sementara Ayahnya melepas sepatu
dan mengambil minuman.

Ketika sang Ayah ke kamar untuk
berganti pakaian, sang anak
mengikutinya.”jadi kalau
satu hari Papa dibayar Rp 400.000
utuk 10 jam, berarti satu jam Papa
digaji Rp 40.000 dong!””Kamu pinter, sekarang tidur ya..sudah
malam!”

Tapi sang anak tidak mau
beranjak.”Papa,aku boleh pinjam uang
Rp 10.000
nggak?

””Sudahmalam nak, buat apa minta
uang malam-malam begini. Sudah,
besok pagi
saja.Sekarang kamu tidur…””Tapi papa…
””Sudah, sekarang tidur…” suarasang
Ayah mulai
meninggi.

Anak kecil ituberbalik menuju
kamarnya.

Sang Ayah tampak menyesali
ucapannya. Tak lama kemudian ia
menghampiri anaknya di kamar. Anak
itu sedang-terisak-isak sambil
memegang uangRp 30.000.Sambil
mengelus kepala sang anak, Papanya
berkata”Maafin Papa ya! kenapa kamu
mintauang malam-malam begini..besok
kan masih bisa.

Jangankan Rp.10.000, lebih dari itu
juga boleh. Kamu mau pakai buat beli mainan
khan?….”

”Papa,aku ngga minta uang. Aku
pinjam…
nanti aku kembalikan kalau sudah
menabung lagi dari uang jajanku.

””Iya..iya..tapi buat apa??” Tanya sang
Papa.”

Aku menunggu Papa pulang hari ini
dari jam 8. aku mau ajak Papa main ular tangga. Satu jam saja pa, aku mohon. Mama sering bilang, kalau waktu Papa itu sangat berharga. Jadi aku mau beli waktu Papa. Aku buka tabunganku, tapi cuma ada uang Rp30.000.
tapi Papa bilang, untuk satu jam Papa dibayar Rp 40.000.. karena uang tabunganku hanya Rp.30.000,- dan itu tidak cukup, aku mau pinjam Rp 10.000 dari Papa…”Sang Papa cuma terdiam.

Ia kehilangan kata-kata. Ia pun memeluk erat anak kecil itu sambil menangis Mendengar perkataan
anaknya, sang Papa langsung terdiam, ia seketika terenyuh, kehilangan kata-kata dan menangis.. ia lalu segera
merangkul sang anak yang disayanginya itu sambil menangis dan minta maaf pada sang anak..

”Maafkan Papa sayang…” ujar sang
Papa.”Papa telah khilaf, selama ini Papa
lupa untuk apa Papa bekerja keras…
maafkan Papa anakku…”
kata sang Papa ditengah suara
tangisnya.

Si anak hanya diam membisu dalam
dekapan sang Papa… :"(

*** Semoga bermanfaat, hormati orang tua kalian guys :)
Ayat Ayat Cinta